Ya Allah Izinkan Dia Untukku
Nasehat
Ust.Burhan Sodiq dalam bukunya yang berjudul “Ya Allah Izinkan Dia Untukku” :
Saat
dia mencari dan mencari siapakah tambatan hati, seringkali dia merasa selalu
salah dalam memilih. Padahal sebenarnya memilih itu hanya diutamakan pada
agamanya saja. Apakah dia seorang muslim atau muslimah shalih dan shalihah atau
bukan.
Pertemuan
yang tidak sengaja, pertemuan yang tak direncanakan, dan pandangan yang
mencuri-curi menjadi sebab munculnya paras indah di mata kita. Akhirnya hati
pun yang tak kuasa untuk menanggung beban. Dahsyatnya fitnah rindu pada
bayangan yang melenakan hati dan pikiran. Inginnya segera memiliki tapi aral
melintang bertubi-tubi. Masih kuliah, kerjaan belum mapan dan seabrek alasan
yang menggiring pada keputusan pending sampai tak tentu kapan.
Hanya
ada lantunan bait doa yang indah untuk dia yang masih jauh tersentuh. Tak
mungkin hati akan menyentuhnya karena dia bukanlah sosok halal untuk kita. Tapi
alangkah sayangnya bila dia harus bersanding dengan orang lain dan bukan dengan
kita sebagai pengagumnya.
Kalau
memang sayang perjuangin dia (baca : khitbah) dan temui langsung di akad
pernikahan…
Jangan
mengaktualisasikannya dengan pacaran, kalo pacaran kan ada yang namanya mantan
pacar, siapa juga yang mau dijadikan mantan pacar tapi kalo sahabat kan tidak
ada yang namanya mantan sahabat, jika ada yang datang menembak untuk dijadikan
pacar cukup katakan “maaf kita berteman saja”
Memang
sih bisa saja itu semua kesalahan kita. Semoga Allah mengampuni dan memaafkan
kita atas kesalahan-kesalahan massal itu.

Komentar
Posting Komentar