Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Inilah Jalanku, Inilah Keluargaku

Gambar
Ketika seucap amanah t e lah terazamkan p a d a kami Ya Rabb , J anganlah palingkan hati kami ... S aat keistiqamahan teruji, kuatkanlah hati kami .... S aat Engkau satukan hati ini, peliharalah selamanya ... J ika dakwah menuntun kami, t e tapkanlah hingga akhir nafas ini .... K etika hati menjauh dari-Mu, dekatkanlah d en g a n kerinduan hidayah-Mu ... K etika Engkau berikan sahabat seperti mereka , t e tapkanlah dihatiku selamanya ... K etika nyawa j a d i taruhannya bimbing kami bersamanya m e n a pak k an kaki kami disurga-Mu yang maha indahnya   ..... Disinilah aku bertemu dengan keluarga baru, keluarga yang akan membersamai langkah kaki ini menuju taman-taman surga   yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Sungguh indah sekali dibayangkan. Dan semua itu tak mudah untuk dilalui. Semua itu butuh pengorbanan, butuh kesabaran, dan butuh keikhlasan. Karena d alam kesetiaan teruji kesabaran , da l a m perjuangan teruji keikhlasan. Jika kau rasakan...

Diangkat Sebagai Duta Islam Pertama

Gambar
M ushab bin umair adalah seorang remaja quraisy terkemuka, seorang yang paling tampan, penuh dengan jiwa dan semangat kepemudaan. Para munarikh dan ahli riwayat melukiskan semangat kepemudaannya dengan kalimat “Seorang warga kota Mekkah yang mempunyai nama yang paling harum“. Ia lahir dan dibesarkan dalam kesenangan dan tumbuh dalam lingkungan yang mungkin tak seorangpun diantara anak-anak muda Mekkah yang beruntung dimanjakan oleh kedua orang tuanya sedemikian rupa sebagai mana yang dialami oleh Mushab bin Umair. Mungkinkah kiranya anak muda yang serba berkecukupan, biasa hidup mewah dan manja, menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah dan menjadi bintang ditempat-tempat pertemuan akan meningkat sedemikian rupa hingga menjadi buah cerita tentang keimanan dan tamsil dalam semangat kepahlawanan. Awal perkenalan Mushab dengan islam dimulai saat ia mendengar berita yang telah tersebar luas dikalangan warga Mekkah, mengenai Muhammad Al-Amin, berita–berita yang dideng...

Aktivis Dakwah Juga Punya Jam Malam Lhoo..

Gambar
Mungkin inilah yang selama ini mengurangi keberkahan dakwah kita. Kebanyakan kita melanggar prinsip-prinsip yang selama ini diterapkan dalam rangka menjaga kemuntijahan da’wah. Terkadang kita berdalih, akhwat juga punya kebebasan pulang malam. Masak ikhwan boleh, akhwat tidak? “Ini darurat ukh, tidak ada waktu lagi kecuali malam ini” Saudaraku terkasih, anti itu istimewa. Saking istimewanya jamaah memberikan waktu-waktu khusus untuk anti. Tidak lain semua aturan itu untuk kebaikan anti. Dan tidak lain kalo anti yang melanggarnya anti sendiri yang rugi. Kita menyadari bahwa kita bukanlah jamaah malaikat, kita memiliki berbagai kekurangan. Saya pun bukan orang baik dan saya pun juga bukan orang sholih. Tapi izinkan saya mengingatkanmu wahai saudaraku. Sejatinya kebijakan dakwah yang dibentuk hanya untuk kemaslahatan bersama. Ketika diberlakukan jam malam guna melindungi izzah (harga diri) para akhwat tidak selayaknya penolakan kebijakan tersebut justru dimotori oleh aktivis...