Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Enjoy With AAI

Gambar
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran : 104)             Apapun yang terjadi kami tetap menyeru. Menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari yang mungkar. Kita harus siap menghadapi segala rintangan dalam menghadapi medan dakwah ini. Dan pada hakikatnya pelaku kebaikan lebih sedikit daripada pelaku keburukan, dan inilah peran kita sebagai penyeru dakwah, dan sekali lagi inilah peran kita wahai calon asisten AAI. S aya akan coba menilik sebentar dari AAI yang pernah saya ikuti di semester 1 . Setiap kelompok AAI pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tak banyak dari temen-temen yang istiqomah dalam setiap pertemuan, pasti ada saja alasan tidak berangkat AAI . Pernah saya jumpai dalam lingakaran itu hanya terdapat 1 asisten dan 3 binaan . Dimana yan...

Andaikan Ramadhan ini Ramadhan Terakhir

Gambar
"Sungguh telah datang padamu bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kamu berpuasa, di saat dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu setan-setan dan dimana dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Maka barang siapa yang tidak berhasil beroleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu buat selama-lamanya." (HR. Ahmad, Nasa'i dan Baihaqi) A lhamdulillah, pada tahun ini kita masih dipertemukan dengan tamu mulia bulan suci Ramadhan. Bulan penuh berkah, rahmat, maghfiroh, bulan diwajibkan shiyam dan diturunkannya Al-Qur’an sebagai hidayah untuk manusia. Malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan ibadah dan pembinaan kaum muslimin menuju derajat muttaqiin. Akan tetapi, apakah ada jaminan kita masih diberi umur hingga ramadhan tahun depan? TIDAK, umur manusia tidak ada yang tahu kecuali Allah SWT. Untuk itu, jadikanlah ramadhan ini ramadhan terba...

Siapa Aku

Gambar
Aku??? Aku ya aku, aku bukan kamu, aku bukan dia, aku juga bukan mereka. Ya inilah aku. Tau-tau aku sudah dilahirkan di dunia ini sejak 18 tahun silam. Dengan penuh tanda tanya kenapa aku dilahirkan? Pernah terbesit dalam pikiran, andai saja nabi Adam dulu tak makan buah kuldi, akankah sekarang ini aku tinggal di surga, bahkan untuk selamanya?. Semuanya tidak tau bagaimana Allah mengatur alur kehidupan kita. Dan yang paling beruntung aku dilahirkan dari rahim seorang ibu yang luar biasa. Dengan penuh kasih dan sayangnya kedua orangtua yang merawatku ketika aku baru saja menghirup udara segar dunia hingga aku melihat betapa indahnya ciptaan Allah ini. Sungguh tak terbayangkan sebelumnya. Dan semua ini pasti sudah dituliskan dalam lembar Lauhul mahfudz. Aku juga tidak ingat saat terjadi kontrak kehidupan yang aku jalanin nantinya, karna saat itu pula aku masih terlalu kecil dalam kandungan ibu. Apa yang terjadi dalam kontrak perjanjian dengan Robb semesta alam? Aku sa...