Spesial untuk Pejuang Dakwah SKI Pabelan



Assalamu’alaykum Wr.Wb.

Bismillah... saudara-saudariku, apa kabar hatimu? Masihkah ia seperti embun? Merunduk tawadhu’ dipucuk-pucuk daun? Masihkah seperti karang? Berdiri tegar menghadapi gelombang ujian. Apa kabar imanmu? Masihkah ia seperti bintang? Terang benderang menerangi kehidupan. Semoga Allah senantiasa melindungi dan menjagamu wahai saudara/i ku :)

Tak terasa waktu tlah bergulir menapaki setiap langkah-langkah perjuangan. Dan semoga perjuangan-perjuangan itu berbuah keberkahan.

Disadari ataupun tidak, kapal dakwah ini sudah berada di pelabuhan dan akan kembali melakukan pelayaran dengan nahkoda baru yang tlah diusung oleh awak kapal.

Mungkin ini terasa sangat cepat bagi mereka yang menikmati perjalanan ini, dan mungkin ini terasa sangat lambat bagi mereka yang menjalaninya setengah hati. Entah sudah berapa ulas
senyum mengembang, keringat bercucuran, dan derai air mata berjatuhan di wajah antum/na. Semoga Allah membalas segala keikhlasan yang tlah antum/na persembahkan untuk dakwah ini.

Akhi ukhti pasti kita punya cerita masing-masing tentang perjalanan kita selama ini, pasti selama ini banyak hal yang kita rasakan, ada bahagia, sedih, takut, khawatir, sakit hati, marah, kecewa bahkan campur aduk kepada saudara/i kita. Disadari atau tidak pasti perasaan itu sering muncul dalam diri kita. Entah qiyadah kecewa kepada jundinya lantaran sang jundi tak taat pada qiyadah, entah sang jundi yang kecewa dengan qiyadahnya lantaran sang qiyadah tak sesuai dengan yang diharapkan jundi.

Tahukah antum/na ketika kita sudah memutuskan untuk berjuang bersama orang lain selalu ada potensi kecewa? Coba periksa lagi hati kita, masihkah Allah menjadi nomor satu di hati kita? Jika Allah masih menjadi nomor satu dalam hati kita, InsyaAllah kita akan mampu menekan rasa kecewa.

Di masa transisi keperiodean ini, ana pribadi memohon maaf kepada segenap pengurus SKI FKIP UNS wilayah Pabelan 2014 atas segala kesalahan yang pernah menyakiti hati saudara/i sekalian, entah itu tingkah laku, kata-kata pedas saat berkomentar, sikap ‘keras kepala’  apalagi saat syuro waktu DR dulu, lisan yang semaunya sendiri ketika berpendapat tanpa pertimbangan yang lain, gak mau ngalah, dan masih banyak lagi sikap yang kurang mengenakkan di hati saudara/i sekalian sehingga membuat kalian emosi. ana bukanlah insan yang sempurna, ana juga bukan orang yang baik seperti antum/na dan disini ana masih berproses menjadi orang baik, maka yang ana butuhkan saat ini hanyalah bimbingan dan nasihat serta suri tauladan dari antum/na terutama para qiyadah.

Dan ucapan terimakasih ana haturkan kepada segenap Pengurus SKI FKIP UNS wilayah Pabelan 2014 yang telah membersamai perjalanan dakwah ini. Banyak sekali sesuatu yang ana dapatkan disana, entah itu pengalaman berorganisasi yang semakin matang, keberanian dalam mengemukakan pendapat, leadership,keikhlasan dalam berjuang,kesabaran dalam setiap cobaan serta ana bisa melakukan kemampuan analisis dengan memahami karakter masing-masing individu sehingga ini menjadi pelajaran tersendiri buat ana dalam bermenejemen sosial.

Dan terakhir, hilangkan segala prasangka, tabayyun yang paling utama, dan siapkan senjata karna pelayaran sudah di depan mata.

-Barokallahu Fykum wa Innalillah-
“Semangat mengemban amanah dakwah karena tarbiyah madal hayyah,
Ana Ukhibbukum Fillah”



Yang penuh khilaf dan salah,
                                                                                                           Anita Dian Susanti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Taubat Sejati

Lingkaran Kecil